0821-3437-2548 etcindonesia7@gmail.com

Warta Ekonomi.co.id, Jakarta

Petahanan Presiden AS, Donald Trump, akhirnya berlapang dada menyetujui transisi pemerintahan kepada presiden terpilih Joe Biden. Sikap Trump yang demikian disambut positif oleh pelaku pasar sehingga aset investasi kompak menguat, termasuk aset berisiko seperti mata uang.

“Tapi untuk semua risiko yang ditimbulkan pandemi selama beberapa bulan ke depan … pelaku pasar tampak senang melihat semuanya, dan posisi untuk dunia pasca pandemi,” ungkap analis pasar IG Australia, Kyle Rodda, dilansir dari Reuters, Rabu, 25 November 2020. Baca Juga: Gara-Gara Ada Kabar Gembira, Harga Emas Antam (JK:ANTM) Hari Ini Jatuh Berkeping-Keping!

Dengan adanya sentimen tersebut, nilai tukar rupiah menghijau di hadapan banyak mata uang pada perdagangan spot hari ini. Dilansir dari RTI, rupiah saat ini terapresiasi 0,16% ke level Rp14.113 per dolar AS. Baca Juga: Ngeriii…! Luar Dalam Menyerang, Rupiah Tumbang di Hadapan Banyak Mata Uang!

Rupiah juga berhasil unggul terhadap dolar Australia sebesar 0,16%. Pada saat bersamaan, dua mata uang Eropa ikut tunduk kepada rupiah, yakni poundsterling (0,18%) dan euro (0,04%).

Sebagian besar mata uang Asia juga tertekan di hadapan rupiah, kecuali won (-0,16%) dan yuan (-0,05%). Selebihnya, rupiah unggul melawan yen (0,23%), dolar Hong Kong (0,16%), ringgit (0,14%), dolar Singapura (0,13%), dan baht (0,13%).Penulis/Editor: Lestari Ningsih
Foto: M Risyal Hidayat

Share with: